Arsip

Posts Tagged ‘patung dirgantara’

Patung Dirgantara dan Penerbangan Indonesia Masa Depan

September 9, 2009 1 komentar

Sejak pindah rumah ke daerah pinggiran Jakarta, saban hari melalui jalan raya Gatot Subroto – MT Haryono dan Jagorawi pulang pergi. Patung Dirgantara yang berada di perempatan pancoran seakan apatis melihat sibuknya lalu lintas ibukota.

Patung Dirgantara

Patung Dirgantara 1966

Patung Dirgantara dibuat oleh Edhi Sunarso dan dikerjakan oleh Keluarga Arca Yogyakarta, dan merupakan salah satu monumen kebanggaan Bung Karno sebagai cermin Keperkasaan bangsa Indonesia dibidang penerbangan. Bayangkan pada tahun 1964-66, Bung Karno menghendaki dibuatnya patung dirgantara yang melambangkan manusia angkasa, gagah berani untuk menjelajah angkasa dan menjual mobilnya untuk membiayai pembuatan patung tersebut. Lihat wikipedia tentang Patung Dirgantara

Saya sendiri belum lahir, ketika patung tersebut selesai dibuat. Menurut sejarah, TNI Angkatan Udara pada masa itu (60’an) merupakan angkatan udara yang paling disegani di Asia. Pesawat-pesawat tempur canggih pada masa itu sudah dimiliki Indonesia seperti MiG 17 Fresco.

Penerbangan Indonesia Saat Ini

Sayang sekali impian Bung Karno agar bangsanya menjadi manusia yang gagah berani di angkasa saat ini belum bisa dibanggakan. Seringkali kita melihat kecelakaan pesawat. Baik itu pesawat sipil maupun militer. Celakanya lagi, untuk pesawat militer kebanyakan menggunakan pesawat-pesawat lama yang jam terbangnya sudah mulai kurang layak terbang. Para pilot yang gagah itu malah gugur oleh pesawat yang tidak memadai.

Pesawat sipil pun sudah mulai melakukan peremajaan armada pesawat. Namun mungkin kita belum sadar bahwa sejak penerbangan murah (Now Everyone Can Fly) , ruang dirgantara kita sudah mulai dikuasai oleh kapitalis asing.  Negara-negara kecil tetangga Indonesia, mulai beroperasi di kota-kota di Indonesia. Mereka membidik pariwisata Indonesia dengan penerbangan murah meriah yang tentu saja mereka memperkerjakan pilot dengan gaji yang murah.

Secercah Harapan

Saya sendiri berharap, sekitar 10-20 tahun lagi muncul manusia-manusia dirgantara dari Indonesia yang sanggup membuat dan menerbangkan pesawat sendiri. Menjaga kedaulatan negara dan membuka wawasan rakyat untuk bisa terbang ke mana-mana.

Mungkin dengan membuat buku ebook flight simulator untuk mereka yang suka penerbangan, harapan saya terwujud untuk anak dan cucu generasi berikutnya. Dengan Flight Simulator, kita bisa belajar terbang sekaligus memahami geografi Indonesia dan dunia.

Iklan