Arsip

Archive for Desember, 2013

Hari Pertama Jalan Jalan ke Hong Kong – Transit Changi menuju North Point

Desember 12, 2013 1 komentar

Pesawat SQ kami akan berangkat pukul 9.20 WIB dari Soekarno-Hatta, Cengkareng. Sekitar pukul 8 kami sudah tiba di Terminal 2D keberangkatan luar negeri. Sesudah check-in dan membayar pajak bandara (Rp150 ribu per orang) kami mendapat 2 boarding pass. Satu untuk boarding pass di Soekarno-Hatta, yang kedua boarding pass di Changi. Lalu ke bagian imigrasi untuk di stempel. Sebelum masuk ke gerbang (Gate) pesawat, diperiksa lagi dengan sinar-x. Botol minuman aqua gelas tidak boleh dibawa masuk ke pesawat padahal hanya sekitar 250ml.
Akhirnya masuk pesawat boeing 737-200, di kelas ekonomi SQ. Tempat duduknya dilengkapi dengan layar monitor 10inch untuk hiburan sepanjang perjalanan. Di perjalanan kami mendapatkan Brunch (makan pagi menjelang siang) berupa pilihan rice with chicken atau beef with potato. Setelah makan kami dapat es krim dan pilihan minum : lemon juice, teh, kopi, atau wine.
Tak terasa perjalanan sekitar 1 jam 30 menit telah tiba di Changi. Ketika transit di Changi kami tiba di terminal 1 kemudian kami melanjutkan dengan pesawat SQ lain di gate yang berbeda. Kami lihat di led TV untuk informasi keberangkatan pesawat kami SQ 966 ada di terminal dan gate berapa. Setelah mendapat informasi ada di gate B6, kami bergerak ke sana, dan diperiksa sinar-x lagi. Sebelumnya kami tanyakan ke petugas apakah ini pesawat yang ke Hong Kong? untuk yakin bahwa kami tidak salah naik pesawat.

Berada di pesawat yang menuju Hong Kong, lagi-lagi dapat makan siang. Selama sekitar 3 jam kami berada di udara dan menonton film di depan tempat duduk kami. Tiba di Hong Kong pukul 17.30 waktu Hong Kong, berarti di Jakarta pukul 16.30. Antri imigrasi sekitar 15 menit di jalur Visitor/Foreigner. Lepas dari imigrasi kami kunjungi Hong Kong Tourism Board, ambil brosur ambil peta.

Lalu kami menuju Train to City untuk naik Airport Express ke Hong Kong Central. Kami beli tiket Airport Express Single Journey (sekali jalan) untuk 2 orang seharga HKD160. Kami juga membeli octopus card untuk bisa naik mtr, bus, tram, dan ferry seharga HKD150. Dengan Airport Express kami tiba di stasiun Hong Kong Central dalam waktu 30 menit.
ImageImageImageImage
Tiba di Hong Kong Central MTR, menyaksikan orang menyemut di mana-mana. Wah ini stasiun transit yang ramai. Kami lanjut ke tujuan North Point. Untuk masuk ke MTR, ada palang seperti busway di jakarta, tempelkan kartu octopus lalu dorong palangnya. Saldo kartu octopus akan berkurang ketika keluar di palang stasiun tempat tujuan. Ke luar dari MTR kami cari tahu dulu di mana pintu keluar yang menuju hotel Printemp. Karena hari mulai gelap, kami berjalan pelan sambil mengamati jalan supaya tidak tersesat terlalu jauh. Akhirnya kami menemukan tanda belokan rel tram. Itu berarti lokasi hotel tidak jauh lagi. Kira-kira pukul 20 barulah kami menemukan hotel Printemp. Disambut dengan baik oleh staf hotel yang sudah agak tua, dan bahasa Inggris yang cukup kami mengerti sampailah kami di kamar hotel yang mentok sana-sini. Karena lapar kami turun dan menemukan McD untuk membeli BigMac. Ternyata di North Point ini adalah pasar, dan banyak TKI yang berbelanja di sini karena kami menemukan toko yang menjual produk Indonesia, seperti Indomie!

Persiapan jalan jalan ke Hong Kong dan Macao

Iklan

Persiapan Jalan-jalan ke Hong Kong dan Macau 5 Hari 4 Malam

Desember 12, 2013 4 komentar

Jauh-jauh hari sebelum ke Hong Kong, kami memesan tiket promo Singapore Airlines. Lumayan tiket ke Hong Kong via Changi seharga sekitar Rp7,8 juta untuk 2 orang pulang pergi. Kemudian pesan hotel melalui Agoda untuk menginap 2 malam di Printemp Hotel, North Poin, Hong Kong lalu 1 malam di Best Western Sun Sun, Macau, dan 1 malam terakhir di Best Western Harbour View, Hong Kong.

Tarif semalam untuk hotel Printemp seharga Rp1 juta (USD90). Kamar hotel di Hong Kong berukuran mini sekitar 3×3,5m. Bila ingin yang lebih luas tentu harganya lebih mahal. Kamar di Best Western Harbour View bertarif Rp1,3 juta (USD130). Yang lebih manusiawi ada di Macau seharga Rp800 ribu (USD80) ukuran kamarnya lebih luas.

O ya kami ke Hong Kong dan Macau pada tanggal 15-19 Oktober 2013. Bulan yang cocok ke Hong Kong adalah akhir oktober sampai desember. Pertimbangannya karena pada bulan tersebut cuacanya bersahabat. Bulan agustus sampai awal oktober banyak angin topan.

Di Hong Kong kami akan jalan-jalan ke Ngong Ping untuk melihat patung Budha raksasa, kemudian ke The Peak, nongkrong di Hong Kong Culture Park. Kami tidak ke tempat belanja karena memang tidak berniat belanja. Kemudian di Macau, kami menjelajahi Senado Square, reruntuhan Gereja Saint Paul, mal Venetian, hotel Grand Lisboa.

Untuk transportasi kami menggunakan transportasi umum seperti bus, tram, mtr, dan ferry. Untuk soal makan, di Hong Kong harga satu porsi makanan sekitar HKD40. Mahal tetapi porsinya besar, bisa cukup untuk 2 orang. Bila ingin berhemat bisa makan di McD, paket BigMac lengkap dengan french fries dan coca cola seharga HKD24. Di Macau harga makanan tidak jauh beda dengan Hong Kong.

Hari Pertama ke Hong Kong